Sekilas Info
Loading...

Pembelajaran

Info Pendidikan

Galeri Foto

Recent Post

18 Jun 2015
Tempat toko online di shopious.com

Tempat toko online di shopious.com

Tempat toko online di shopious.com. Ada beberapa macam pilihan toko online yang bisa kita coba lihat yaitu seperti misalnya adalah pada halaman website shopious.com. Pada halaman website ini, kita bisa melihat beberapa contoh produk yang bisa kita coba lihat yaitu seperti misalnya adalah dari produk pakaian wanita. Beberapa contoh produk yang masuk dalam kategori wanita tersebut adalah seperti misalnya adalah dari pakaian atasan, dress, bawahan, sepatu, tas, batik, aksesoris, beauty dan juga bikini serta lingerie.

Fitur tambahan lain yang juga ada pada halaman website shopious.com ini adalah adanya kolom search yang ada pada bagian kolom kanan atas untuk bisa memberikan kita kemudahan untuk bisa mencari informasi produk yang kita inginkan. Pada halaman kategori produk pria yang bisa kita coba lihat yaitu adalah seperti misalnya dari produk pakaian atasan, bawahan, sepatu, batik, aksesoris, tas dan juga grooming.


Tempat toko online di shopious.com


Tempat toko online di shopious.com


Hal lain yang juga bisa kita coba lihat pada halaman website ini adalah adanya produk anak dan bayi pada halaman kategori produk yang ada. Kita bisa melihat beberapa contoh produk seperti misalnya adalah dari pakaian, sepatu, aksesoris, mainan, tas, ibu hamil dan bayi.

Ada juga pada halaman gadget aksesoris yang bisa kita coba lihat untuk melihat beberapa contoh produk seperti misalnya adalah casing, power bank, tongsis dan fisheye serta produk lainnya.

Melihat dari sisi tampilan yang juga userfriendly dan juga dari sisi banyaknya pilihan produk yang bisa kita pilih adalah merupakan kelebihan yang bisa kita coba lihat pada halaman website shopious.com ini.

Kelebihan lain yang juga bisa kita coba lihat pada halaman website shopious.com ini adalah tersedianya beberapa tambahan fitur filtering seperti misalnya adalah saat kita sedang memilih produk pakaian pria, atasan dan polo, maka kita akan melihat fitur filtering seperti misalnya adalah filtering propinsi, kabupaten dan juga kota.

Tipe filtering berdasarkan ready stock dan juga preorder juga bisa kita gunakan. Ada juga tipe filtering lain yaitu adalah berdasarkan filter harga dimulai dari nominal 0-50.000, 50.000-100.000, 100.000-150.000 dan juga ada filter kontak dari BBM, Whatsapp dan ada juga tipe Reseller serta dropship.

Tipe sistem filtering lain yang juga ada dalam halaman website shopious.com ini adalah adanya filter terbaru dan juga terpopuler yang bisa kita coba gunakan.

Tipe pencarian kata yang ada dalam setiap produk juga bisa kita coba lihat yaitu seperti misalnya adalah saat kita mencari produk pria, atasan dan polo, maka kita akan juga diberikan beberapa kata kunci lain seperti misalnya adalah baju couple, kaos polo lengan pendek , kaos couple dan juga jenis pakaian lainnya.


Tempat toko online di shopious.com - Si Kacok


12 Apr 2015
Mobil bekas & baru Jakarta hari ini jualmobilbekas.hol.es

Mobil bekas & baru Jakarta hari ini jualmobilbekas.hol.es

Situs Mobil42 merupakan penyedia iklan online Mobil bekas & baru Jakarta hari ini jualmobilbekas.hol.es menginformasikan bermacam-macam jenis atau merek kendaraan, harga dan tahun pembuatan. Selain itu terdapat pilihan beberapa kota yang memungkinkan Anda mencari dan menemukan mobil dengan memilih lokasi yang terdekat dengan domisili Anda, dengan kata lain bukan hanya mobil bekas Jakarta saja yang akan ditampilkan. Anda dapat leluasa memilih mobil favorit dengan cepat dan mudah karena penampilan situs yang dirancang sederhana untuk menemukan mobil yang diinginkan, lengkap dengan keterangan spesifikasi-nya serta gambar pendukung.

Iklan online Mobil bekas & baru Jakarta
Mobil bekas & baru Jakarta hari ini jualmobilbekas.hol.es



Mobil Jakarta hari ini jualmobilbekas.hol.es

Tunjangan Profesi Guru (TPG)

Tunjangan Profesi Guru (TPG)

Tunjangan Profesi Guru (TPG) dimaksudkan untuk peningkatan mutu guru PNS Jenjang Pendidikan Dasar di bawah binaan provinsi dan guru bukan PNS Jenjang Pendidikan Dasar, pengawas satuan pendidikan Pendidikan Dasar di bawah binaan Provinsi sebagai penghargaan atas profesionalitas untuk mewujudkan amanat Undang-Undang Guru dan Dosen antara lain mengangkat martabat guru, meningkatkan kompetensi guru, memajukan profesi guru, meningkatkan mutu pembelajaran, dan meningkatkan pelayanan pendidikan yang bermutu.


Tunjangan Profesi Guru (TPG)


Tunjangan profesi yang dibayarkan melalui DIPA tahun 2015 Direktorat Pembinaan PTK Dasar adalah tunjangan yang diberikan kepada guru bukan PNS Jenjang Pendidikan Dasar, guru PNS Jenjang Pendidikan Dasar di bawah binaan provinsi, dan pengawas satuan pendidikan jenjang pendidikan Dasar di bawah binaan Provinsi yang telah memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi persyaratan lainnya.

Tunjangan profesi dibayarkan paling banyak 12 (dua belas) bulan dalam satu tahun, serta diberikan kepada guru PNS Jenjang Pendidikan Dasar di bawah binaan provinsi dan guru bukan PNS Jenjang Pendidikan Dasar serta pengawas satuan pendidikan Pendidikan Dasar di bawah binaan Provinsi terhitung mulai awal tahun anggaran berikut setelah yang bersangkutan dinyatakan lulus sertifikasi dan memperoleh Nomor Registrasi Guru (NRG) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Besaran Tunjangan Profesi Guru (TPG)

Tunjangan profesi bagi guru PNS Jenjang Pendidikan Dasar dan pengawas satuan pendidikan Dasar di bawah binaan Provinsi adalah setara dengan 1 (satu) kali gaji pokok per bulan sesuai peraturan perundang-undangan. Bagi guru bukan PNS Jenjang Pendidikan Dasar diberikan sebesar Rp. 1.500.000,- per bulan, sedangkan bagi guru bukan PNS yang sudah disetarakan (inpassing) adalah setara dengan 1 (satu) kali gaji pokok per bulan dan dikenakan pajak penghasilan berdasarkan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 Tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008.

Sumber Dana Tunjangan Profesi Guru (TPG)

Dana untuk pembayaran tunjangan profesi bagi guru PNS Jenjang Pendidikan Dasar di bawah binaan provinsi dan guru bukan PNS jenjang pendidikan Dasar serta pengawas pada Jenjang Pendidikan Dasar di bawah binaan Provinsi bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2015 melalui DIPA Direktorat Pembinaan PTK Pendidikan Dasar. 

Jika terdapat kelebihan dana tahun anggaran 2015 setelah realisasi pembayaran tunjangan profesi guru PNS di bawah binaan provinsi, guru bukan PNS jenjang pendidikan Dasar serta pengawas pada Jenjang Pendidikan Dasar di bawah binaan provinsi maka dana tersebut dapat digunakan untuk pembayaran kekurangan tunjangan profesi guru PNS di bawah binaan provinsi dan guru bukan PNS jenjang pendidikan Dasar serta pengawas pada Jenjang Pendidikan Dasar di bawah binaan provinsi tahun-tahun sebelumnya, setelah SK carry-over diterbitkan oleh Direktorat P2TK Dasar.

Sumber: PETUNJUK TEKNIS PENYALURAN TUNJANGAN PROFESI MELALUI DIPA DIREKTORAT PEMBINAAN PTK PENDIDIKAN DASAR
22 Feb 2015
Beberapa Faktor Pengaruh Proses Belajar

Beberapa Faktor Pengaruh Proses Belajar

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi proses kegiatan belajar.

Beberapa Faktor Pengaruh Proses Belajar
1. Faktor Kecerdasan

Yang dimaksud dengan kecerdasan ialah kemampuan seseorang untuk melakukan kegiatan berfikir yang bersifatnya rumit dan abstrak. Tingkat kecerdasan dari masing-masing tidak sama. Ada yang tinggi, ada yang sedang dan ada pula yang rendah. Orang yang tingkat kecerdasannya tinggi dapat mengolah gagasan yang abstrak, rumit dan sulit dilakukan dengan cepat tanpa banyak kesulitan-kesulitan dibandingkan dengan orang yang kurang cerdas. Orang yang cerdas itu dapat memikirkan dan mengerjakan lebih banyak, lebih cepat dengan tenaga yang relatif sedikit. Kecerdasan adalah suatu kemapuan yang dibawa dari lahir sedangkan pendidikan tidak dapat meningkatkannya, tetapi hanya dapat mengembangkannya. Namun hal ini tingginya kecerdasan seseorang bukanlah suatu jaminan bahwa ia akan berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik, karena keberhasilan dalam belajar bukan hanya ditentukan oleh kecerdasan saja tetapi juga oleh faktor-faktor lainnya.

2. Faktor Belajar

Yang dimaksud dengan faktor belajar adalah semua segi kegiatan belajar, misalnya kurang dapat memusatkan perhatian kepada pelajaran yang sedang dihadapi, tidak dapat menguasai kaidah yang berkaitan sehingga tidak dapat membaca seluruh bahan yang seharusnya dibaca. Termasuk di sini kurang menguasai cara-cara belajar efektif dan efisien.

3. Faktor Sikap

Banyak pengaruh faktor sikap terhadap kegiatan dan keberhasilan siswa dalam belajar. Sikap dapat menentukan apakah seseorang akan dapat belajar dengan lancar atau tidak, tahan lama belajar atau tidak, senang pelajaran yang di hadapinya atau tidak dan banyak lagi yang lain. Diantara sikap yang dimaksud di sini adalah minat, keterbukaan pikiran, prasangka atau kesetiaan. Sikap yang positif terhadap pelajaran merangsang cepatnya kegiatan belajar.

4. Faktor Kegiatan

Faktor kegiatan ialah faktor yang ada kaitannya dengan kesehatan, kesegaran jasmani dan keadaan fisik seseorang. Sebagaimana telah diketahui, badan yang tidak sehat membuat konsentrasi pikiran terganggu sehingga menganggu kegiatan belajar.

5. Faktor Emosi dan Sosial

Faktor emosi seperti tidak senang dan rasa suka dan faktor sosial seperti persaingan dan kerja sama sangat besar pengaruhnya dalam proses belajar. Ada diantara faktor ini yang sifatnya mendorong terjadinya belajar tetapi ada juga yang menjadi hambatan terhadap belajar efektif.

6. Faktor Lingkungan

Yang dimaksud faktor lingkungan ialah keadaan dan suasana tempat seseorang belajar. Suasana dan keadaan tempat belajar itu turut juga menentukan berhasil atau tidaknya kegiatan belajar. Kebisingan, bau busuk dan nyamuk yang menganggu pada waktu belajar dan keadaan yang serba kacau di tempat belajar sangat besar pengaruhnya terhadap keberhasilan belajar. Hubungan yang kurang serasi dengan teman dapat menganggu kosentrasi dalam belajar.

7. Faktor Guru

Kepribadian guru, hubungan guru dengan siswa, kemampuan guru mengajar dan perhatian guru terhadap kemampuan siswanya turut mempengaruhi keberhasilan belajar. Guru yang kurang mampu dengan baik dalam mengajar dan yang kurang menguasai bahan yang diajarkan dapat menimbulkan rasa tidak suka kepada yang diajarkan dan kurangnya dorongan untuk menguasainya dipihak siswa. Sebaliknya guru yang pandai mengajar yang dapat menimbulkan pada diri siswa rasa menggemari bahan yang diajarkannya sehingga tanpa disuruh pun siswa banyak menambah pengetahuannya dibidang itu dengan membaca buku-buku, majalah dan bahan cetak lainnya. Guru dapat juga menimbulkan semangat belajar yang tinggi dan dapat juga mengendorkan keinginan belajar yang sungguh-sungguh. Siswa yang baik berusaha mengatasi kesulitan ini dengan memusatkan perhatian kepada bahan pelajaran, bukan kepada kepribadian gurunya.

24 Jan 2015
Trikarya Wawasan Almamater

Trikarya Wawasan Almamater

Trikarya Wawasan Almamater adalah :

Institusionalisasi

Institusi adalah Suatu proses atau kelompok yang sangat terorganisasi ( ada spesifikasi yang cermat daripada peranan dan hubungan antar peranan bagi yang bersangkutan), tersistematisasi (ada spesifikasi yang cermat daripada apa yang dapat dan harus dilakukan), dan mantap (eksistensi proses atau kelompok tidak tergantung pada hadirnya individu-individu tertentu, sedangkan organisasi dan sistematisasi cenderung untuk tidak berubah-ubah dalam jangka waktu yang lama ).
Institusionalisasi adalah pembentukan institusi-institusi.

Profesionalisasi

Profesi adalah bukan sekedar pekerjaan atau vacation, melainkan merupakan suatu vakasi yang khusus, yang mempunyai ciri-ciri :
  • Expertise (keahlian)
  • Responsibility (tanggung jawab)
  • Corporateness (kesejawatan)Profesionalisme adalah proses memantapan profesi-profesi.
Transpolitisasi

Mengandung dua hal :
  1. Kegiatan mempelajari politik untuk memperoleh kesadaran politik untuk kemudian melangkah terus dan melakukan kegiatan ilmiah guna melaksanakan keputusan-keputusan politik yang diambil secara sah oleh seluruh rakyat melalui Majelis Permusyawaratan Rakyat.
  2. Jika ingin melakukan politicking tidak boleh mengatasnamakan Almamater dan harus diluar lingkungan kampus.
Sumber Kep. MENDIKBUD No. 0319/U/1983 tanggal 22 Juli 1983

Trikarya Wawasan Almamater
Back To Top